Tips Bagaimana Isi Public Speaking yang Menarik?
23 Feb. 2020 | dilihat 434x
Publik speaking itu penting. Itu semua orang sepakat. Tidak semua pemimpin yang sukses jago public speaking, namun semua pemimpin yang sukses itu, jago atau menguasai public speaking. Lihatlah pemimpin besar saat ini, Donald Trump, Barrack O Bama, Erdogan, hingga Mahatir Muhammad, Habibie, dan Anies Baswedan. Semua adalah pembicara handal.
Demikian juga pada level perusahaan seperti mendiang Steve Jobs, Mark Zukherberg, serta beberapa nama di Indonesia seperti Tung Desem Waringin, Hermawan Kertajaya hingga Haerul Tanjung. Semuanya jago public Speaking.
Namun jika dicermati lebih dalam, semua jago public speaking di semua level dan bidang itu, ternyata punya persamaan dalam pidato, orasi, maupun paparannya. Apa itu?
Ternyata ada tiga persamaan isi atau konten dari para pendekar public speaking itu. Ini dilihat dari sifat dari materi yang mereka sampaikan, sehingga pembicaraan beliau-beliau itu menarik. Ketiga sifat materi yang mereka sampaikan itu adalah 3M.. yakni memberi informasi, menghibur, dan menginspirasi.
Memberi informasi, tentu saja informasi yang aktual, faktual, dan menarik. Aktual artinya terkini. Kalaupun informasi itu lama atau dari masa lalu, ternyata sangat relevan dengan kejadian masakini.
Sedangkan faktual, berarti sesuai fakta. Menyampaikan data yang jelas dan nyata. Jadi kalo hoax nggak akan laku. Apalagi cuma persepsi yang berdasarkan perkiraan atau omong kosong, pastilah nggak akan didengar lama atau segera dilupakan.
Sedangkan menarik, artinya para pembicara terkenal itu faham harus bicara apa, pada saat apa, dengan audiens yang bagaimana. Inilah yang menjadikan informasi yang mereka sampaikan menjadi sangat bernilai, sehingga audiens betah dan senang mendengarkan apa yg mereka sampaikan.
Nah... selain memberi informasi, kontens atau materi yang disampaikan para pesohor itu adalah menghibur.
Kita tahu misalnya.. begitu piawainya obama menyelipkan humor sederhana namun pas takarannya diantara pembicaraan atau pidato seriusnya. Begitu pula dengan mendiang Steve Jobs yang bisa menutupi masalah teknisnya dipanggung menjadi sesuatu yang justru menyegarkam dan humanis... sebuah kepiawaian public speaking yg luar biasa.
Yang ketiga.. yang membuat public speaking memukau audiens adalah menginspirasi. Membuat audiens memiliki sudut pandang baru atas suatu keadaan.. membuat audiens tersadarkan akam hal yang selama ini terabaikan. Termasuk alangkah berharganya nilai-nilai perjuangan, kegigihan, dan ketulusan.
Bisa jadi itu dari pengalaman atau apa yg dilakukan sendiri oleh para pesohor itu, atau mengutip pengalaman orang lain yang dijalin sedemikian rupa. Maka karena menginspirasi itulah nilainya menjadi berbeda.. menjadi lebih. Hingga orang mau bayar untuk pidato atau pemaparan mereka...
Nah.. jadi ada tiga kesamaan sifat dari konten yang disampaikan para pesohor dalam public speaking, yg sudah kita bahas, yakni: memberi informasi, menghibur, dan menginspirasi. Ketiganya membuat public speaking menjadi memukau.
Jika ingin menjadi pembicara handal, silakan ikuti workshop yang kami adakan. info lebih lanjut sila klik di www.trainingasik.com
Salam...
Share:ARTIKEL LAINNYA
Bumdes Maju Mulai Dari Mana?
Integrasi CSR dan Pembangunan Desa
Tips Memilih Provider Outbound