Cara Menentukan Nama Produk (Merek)
28 Oct. 2019 | dilihat 432x
Coba terus ulangi merekmu sampai 20x hhe.
Atau tanyakan ketemen terdekatmu.
Enak di dengar gk? bakal ngangenin gk hupzzz
Karena Merek yg ngetop membuat org penasaran untuk mencobanya.
Ini Merek yg baik menurut fakarnya:
1. Nyleneh/unik
Kalo saya sebut rawon, apa yang ada di benak Anda? Yup, Rawon Setan! Meskipun Anda belum pernah mencicipi, tapi namanya sudah ngetop. Soto Gebrak membuat saya penasaran, karena ritual(konteks) gebrakannya. Bisa saja Anda membuat Rawon Malaikat dan buka disampingnya, kemudian diberi sign board: “Pilih Surga atau Neraka?” Laris!
2. Mudah Diingat
Artinya juga mudah diucapkan, misal: Nakasaskiskasà keriting deh lidahnya.
3. Terasosiasi oleh Produk Anda
Kalo wanita (tulen), lebih pilih ke Salon Joko atau Lisa? Enakan Bolu Meranti atau Bolu Eneg? Bagaimana hanya dengan mendengar merek Anda, mereka sudah terbayang kualitas produknya.
4. Hindari Singkatan Konsonan
Yuk kita ke toko hape GSC…! Ternyata berjejer toko GCS, CGS, GSC, SGC, pusing deh..
5. Hindari Angka
Bakpia Patok 85, 75, 25, 65, mana pioneernya? Lha Es Teler 77 tetap nomor 1 tuh! Karena gak ada pesaing yang sejajar!
Ingat, nama yang bagus membuat orang penasaran untuk membeli, tapi bukan berarti tetap akan membeli.
Untuk Desain logo serahkan pada kami Logodest Studio siap memberikan yang terbaik dan harga yang terjangkau.
ARTIKEL LAINNYA
FUNGSI LOGO UNTUK SUATU USAHA
Alasan Harus Mempunyai Logo