Teknik Penebaran Benih Ikan Lele
06 Jul. 2020 | dilihat 562x
Penyesuaian lingkungan pada penebaran benih merupakan hal yang sangat penting untuk meningkatkan hasil produksi yang baik dalam budidaya ikan lele, mengingat bahwa benih sangat sensitif dan mudah mengalami kematian. Apabila tidak dilakukan dengan baik saat penebaran, benih akan menyebabkan kematian sehingga padat tebar akan berkurang yang tentunya akan mengurangi pula produksi ikan leleyang dihasilkan pada saat panen.
– Padat Tebar
Setiap pembudidaya memiliki kemampuan teknis yang berbeda-beda sehingga dalam melaksanakan budidaya pun padat tebar yang diterapkan disesuaikan dengan kemampuan teknologi budidaya.
Ukuran benih optimal untuk pemeliharaan ikan lele padat tebar tinggi sebaiknya berukuran 5-7 cm. Pada ukuran ini, benih memiliki pertumbuhan yang sangat cepat, tahan penyakit dan tingkat kelangsungan hidup yang lebih tinggi dari pada benih yang lebih kecil.
– Waktu Tebar
Waktu penebaran benih harus diperhatikan karena sangat erat hubungannya dengan perubahan suhu yang terjadi terutama dalam kolam atau air media yang akan menjadi tempat tumbuh ikan yang akan kita pelihara. Waktu penebaran ang disarankan adalah pada waktu pagi hari dan sore hari, dengan demikian suhu suudah rendah agar memberikan rasa ketenangan pada ikan yang kita pelihara.
ARTIKEL LAINNYA
Rata Rata Kebutuhan Pakan Harian Ikan Lele Menurut Ukurannya
Manajemen Pemberian Pakan Ikan yang Tepat
Tahap Penetasan Telur Gurame dan Pemeliharaan Larva
Kenapa Harus Bioflok?
Cara Yang Mudah Dalam Penyortiran Lele Bioflok
Manfaat Penggunaan Probiotik Dalam Budidaya Ikan Lele
Faktor Yang Menentukan Pembentukan Flok Dalam Sistem Bioflok
Kolam Terpal Menjadi Alternatif Budidaya Bioflok